NARASIRIAU.COM - KEMUNING, RIAU, Jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melakukan investigasi mendalam di lokasi kebocoran pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI). Insiden yang sempat menyemburkan api ini terjadi di Dusun Sungai Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil.
Kapolres Inhil melalui Kapolsek Kemuning melaporkan bahwa rangkaian olah TKP dan peninjauan strategis telah dilaksanakan pada Minggu (4/1/2026) guna memastikan keamanan warga serta mencari penyebab pasti kegagalan teknis pada pipa tersebut.
Insiden bermula pada Jumat (2/1) sore pukul 16.35 WIB. Saksi mata di lokasi, Muhammad Budi, melaporkan adanya suara gemuruh hebat dan getaran tanah saat dirinya tengah memanen sawit. Dalam hitungan detik, cahaya biru muncul disusul ledakan dan semburan api membumbung tinggi dari jalur pipa PT TGI.
Berdasarkan data terkini, dampak kerusakan materiil meliputi:
• Bangunan: 3 unit bangunan warga hangus terbakar (termasuk bengkel mobil milik Dahari, rumah warga milik Sudir, dan usaha pencucian kendaraan milik Rizal).
• Kendaraan: 5 unit Dump Truk roda sepuluh dan 5 unit sepeda motor mengalami kerusakan berat.
• Korban Luka: Tercatat 11 orang warga dan pengemudi lintas provinsi mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan bervariasi (Grade 1). Sebagian besar korban berasal dari wilayah Selensen, Durian Takar, dan Air Luit.
Sejak Minggu pagi pukul 09.30 WIB, Tim Labfor Polda Riau didampingi teknisi PT TGI telah merampungkan proses identifikasi di titik koordinat kebocoran. Langkah ini diambil untuk mengumpulkan bukti fisik sebelum dilakukan perbaikan permanen.
Pada sore harinya, pukul 16.50 WIB, rombongan petinggi dari Jakarta tiba di lokasi untuk melakukan pengawasan internal, di antaranya:
1. Irjen Pol Ibnu Suhendra, SIK (Pengawas Internal SKK Migas).
2. Josef Simanjuntak (BPH Migas Jakarta).
3. Barata (Ditjen Migas Kementerian ESDM).
"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan progres perbaikan berjalan sesuai standar keselamatan dan memitigasi dampak sosial terhadap masyarakat terdampak," ujar pihak otoritas dalam peninjauan tersebut.
Polsek Kemuning bersama personel Polres Inhil masih disiagakan di lokasi kejadian (TKP) serta di persimpangan jalan akses menuju titik kebocoran guna mensterilkan area dari aktivitas warga yang tidak berkepentingan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Desa Batu Ampar dilaporkan dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. PT TGI bersama instansi terkait tengah melakukan inventarisasi lanjutan untuk proses ganti rugi dan pemulihan infrastruktur.




