Narasiriau.com, Concong Dalam — Pemerintah Desa Concong Dalam bersama tenaga kesehatan (Nakes) dan Tim Penggerak PKK melaksanakan kegiatan penimbangan balita serentak yang dirangkai dengan pemberian obat cacing serta vitamin A kepada anak-anak balita. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembangunan kesehatan masyarakat sejak usia dini guna menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Concong Dalam Fauzi, Ketua PKK Desa Bu Tina, serta tenaga kesehatan Bu Siti Rohana, bersama para kader kesehatan dan masyarakat setempat.
Program ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita secara berkala, mencegah stunting, serta meningkatkan daya tahan tubuh anak melalui pemberian vitamin A dan obat cacing secara rutin.
Kepala Desa Concong Dalam, Fauzi, menyampaikan bahwa kesehatan balita merupakan fondasi utama dalam pembangunan sumber daya manusia di desa.
“Kegiatan ini merupakan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pembangunan kesehatan sejak usia dini. Kami berharap seluruh balita di Desa Concong Dalam dapat tumbuh sehat, kuat, dan kelak menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas,” ujar Fauzi.
Sementara itu, Ketua PKK Desa Concong Dalam, Bu Tina, menegaskan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menjaga kesehatan anak.
“Harapan kami, seluruh balita di desa ini dapat tumbuh sehat dan mendapatkan perhatian gizi yang baik, sehingga nantinya mampu menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Tenaga kesehatan, Bu Siti Rohana, menjelaskan bahwa penimbangan rutin sangat penting untuk mendeteksi sejak dini gangguan pertumbuhan anak.
“Melalui kegiatan ini, perkembangan balita dapat dipantau secara berkala sehingga apabila ditemukan risiko kesehatan dapat segera ditangani,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung lancar dengan partisipasi aktif para orang tua balita yang membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Pemerintah Desa Concong Dalam berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.(Hadigus/Red)





