• Jelajahi

    Copyright © Narasi Riau
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Gugah Kesadaran Nasionalisme, Mahasiswa Farmasi UMRI Sosialisasikan Peran Generasi Muda dalam Bela Negara di SMAN 6 Pekanbaru

    , Mei 23, 2026 WIB Last Updated 2026-05-23T08:01:11Z
    PEKANBARU — Universitas Muhammadiyah Riau Fakultas MIPA dan Kesehatan, Jurusan Farmasi sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi edukatif mengenai Bela Negara di SMA Negeri 6 Pekanbaru pada Kamis (21/5/2026). 

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB sampai dengan selesai ini menyasar para siswa kelas 10.1 sebagai peserta, dengan tujuan utama untuk menjelaskan secara mendalam mengenai peran penting generasi muda dalam bela negara.

    Dibawah bimbingan mata kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd. Adapun seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi ini dirancang dan dilaksanakan oleh delapan mahasiswa selaku peserta yang mengadakan sosialisasi dari Kelompok 3, yaitu:

     1. Siti Nuzul Az Zahra (250205228)
     2. Raya Hafizah Samalam (250205239)
     3. Alysa Putri Nur Sabrina (250205233)
     4. Salsabila Hulwah Zuhra (250205216)
     5. Rahil Abdillah (250205246)
     6. Triana Wulandari Br Sinaga (250205226)
     7. Siti Rahayu (250205254)
     8. Yesi Aulia Apririyanti (250205241)


    Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada pandangan bahwa esensi dan peran generasi muda dalam bela negara di era sekarang telah mengalami pergeseran paradigma yang dinamis. 

    Perjuangan pemuda saat ini tidak lagi berfokus pada upaya angkat senjata secara fisik, melainkan diarahkan pada kontribusi positif serta aksi nyata non-fisik dalam kehidupan sehari-hari demi menangkal berbagai ancaman multidimensional yang dapat merusak keutuhan bangsa.

    Melalui pemaparan materi yang terstruktur, para mahasiswa membedah secara komprehensif lima unsur dasar bela negara, yang meliputi rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara, serta kepemilikan kemampuan awal bela negara baik secara fisik maupun mental. 

    Penguatan yuridis juga diberikan dengan mengulas landasan hukum formal seperti UUD 1945 Pasal 27 ayat (3), Pasal 30 ayat (1), serta Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Materi sosialisasi ini juga diintegrasikan secara mendalam dengan aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui internalisasi nilai luhur Surah Al-Anfal ayat 60. 


    Konsep religius tersebut menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk mempersiapkan kekuatan, kompetensi, dan kesiapan diri secara maksimal demi menjaga kedaulatan wilayah serta menggentarkan pihak-pihak yang berniat memecah belah persatuan bangsa.

    Jalannya acara berlangsung sangat kondusif dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh siswa kelas 10.1 SMAN 6 Pekanbaru. 

    Dalam ruang tersebut, para siswa diajak untuk memahami serta menerapkan contoh konkret peran sehari-hari bela negara, seperti mengikuti upacara bendera dengan serius, menghargai setiap perbedaan latar belakang di lingkungan sekolah, serta menggunakan teknologi secara bijak dengan tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks.


    Kelompok 3 Mahasiswa Farmasi UMRI menaruh harapan besar agar kegiatan sosialisasi ini mampu menjadi katalisator positif yang berkelanjutan bagi generasi muda. 

    Edukasi ini diharapkan dapat mendorong para siswa untuk aktif mengambil peran dalam bela negara dengan menjadi pelajar yang berpikir kritis, berkarakter mulia, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kokoh demi menjaga integrasi, kemajuan, dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di masa depan.
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini