• Jelajahi

    Copyright © Narasi Riau
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Perkuat Swasembada Pangan 2026, DPTPHP Inhil Panen Raya Jagung Kuartal I di Keritang

    , Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T07:09:48Z

    NARASIRIAU.COM - KERITANG, INHIL, Dinas Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DPTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengambil langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

    Melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I, DPTPHP menegaskan komitmennya mendukung target Swasembada Pangan 2026 yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Inhil.


    Acara yang dipusatkan di Desa Petalongan, Kecamatan Keritang, Kamis (8/1/2026) ini, dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Inhil, Fajar Husin, mewakili Bupati Inhil Herman. Turut mendampingi jajaran DPTPHP Inhil yang diwakili oleh Benny Murdani.

    Dalam laporan teknisnya, DPTPHP Inhil mencatat keberhasilan pemanfaatan lahan di beberapa titik krusial di Kecamatan Keritang. 

    Desa Petalongan, yang memulai penanaman pada September 2025 lalu, mencatatkan estimasi produktivitas sebesar 1 ton per hektar di atas lahan seluas 1 hektar.

    Selain Desa Petalongan, sebaran panen serentak ini juga mencakup:
     * Desa Nusantara Jaya: 4 Hektar
     * Desa Lintas Utara: 2 Hektar

    "Keberhasilan di Desa Petalongan ini merupakan prototipe pemanfaatan lahan optimal. Kami di DPTPHP terus mendorong desa-desa lain untuk mereplikasi pola tanam dan pemeliharaan ini guna mendongkrak akumulasi produksi daerah," ujar Benny Murdani, mewakili Kepala DPTPHP Inhil, Umar Hamdi.

    Membacakan sambutan tertulis Bupati Inhil, Asisten I Fajar Husin memberikan apresiasi tinggi atas pendampingan yang dilakukan DPTPHP kepada para kelompok tani. Ia menekankan bahwa swasembada bukan sekadar angka, melainkan hasil dari inovasi teknologi pertanian dan kerja keras di lapangan.

    "Kerja keras petani adalah modal utama, namun dukungan teknis dari DPTPHP serta sinergi dengan pihak swasta menjadi akselerator dalam mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Indragiri Hilir," jelas Fajar.

    Meski mencatatkan hasil positif, DPTPHP Inhil menyadari adanya tantangan fundamental seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pasar. Strategi ke depan akan difokuskan pada tiga pilar utama:
     * Peningkatan Kualitas Produksi: Melalui penggunaan bibit unggul dan teknologi tepat guna.
     * Perbaikan Sistem Pemasaran: Memastikan rantai distribusi yang adil bagi petani.
     * Penguatan Kelembagaan: Memperkokoh posisi tawar kelompok tani di pasar nasional.

    Panen raya ini diharapkan menjadi stimulus bagi sektor pertanian Inhil untuk bergerak lebih progresif di awal tahun 2026. Dengan penguatan komoditas jagung, DPTPHP optimis indeks kesejahteraan masyarakat tani akan meningkat seiring dengan tercapainya kemandirian pangan daerah.

    "Kami berharap momentum ini memotivasi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi. Sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi Inhil," pungkas Fajar Husin menutup sambutannya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini