• Jelajahi

    Copyright © Narasi Riau
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dinkes Inhil Edukasi Masyarakat Cara Efektif Cegah Tertular Leptospirosis Pasca Banjir

    , Januari 09, 2026 WIB Last Updated 2026-01-09T12:00:25Z

    NARASIRIAU.COM - INHIL, Pasca-terjadinya genangan air dan banjir di sejumlah wilayah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, dr. Udin Syafriudin, M.Kes., memberikan edukasi intensif kepada masyarakat mengenai cara mencegah penularan penyakit Leptospirosis. 

    Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan dini mengingat bakteri penyebab penyakit ini seringkali luput dari kewaspadaan warga.

    Menurut dr. Udin Syafriudin, Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira yang dibawa melalui urine hewan pengerat, terutama tikus. Bakteri ini memiliki kemampuan bertahan hidup yang tinggi di air keruh maupun tanah yang becek.

    "Banyak yang mengira air genangan itu biasa saja, padahal di sana ada ancaman serius. Bakteri ini masuk lewat luka lecet di kulit atau selaput lendir saat kita kontak langsung dengan air kotor. Edukasi mengenai pencegahan menjadi sangat krusial agar masyarakat tahu cara melindungi diri secara mandiri," ungkap dr. Udin dalam keterangan resminya.

    Dinkes Inhil menekankan beberapa langkah praktis yang wajib dilakukan masyarakat untuk mencegah risiko tertular:
     * Gunakan Alat Pelindung Diri: Saat harus beraktivitas di luar rumah atau membersihkan sisa banjir, wajib memakai alas kaki tertutup.
     * Perawatan Luka Terbuka: Jika terdapat luka pada kulit, segera tutup dengan perban atau plester bersih yang kedap air agar tidak menjadi pintu masuk bakteri.
     * Sanitasi dan Kebersihan Diri: Segera cuci kaki dan seluruh tubuh menggunakan sabun antiseptik setelah terkena air banjir atau genangan.
     * Manajemen Lingkungan: Tutup rapat tempat sampah untuk menjauhkan tikus dari lingkungan rumah. Simpan makanan dan minuman dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi.
     * Keamanan Konsumsi Air: Pastikan hanya mengonsumsi air bersih yang sudah dimasak hingga mendidih sempurna.

    Selain cara pencegahan, Dinkes Inhil juga mengedukasi masyarakat agar peka terhadap sinyal bahaya yang dikirimkan tubuh. Leptospirosis seringkali menyerupai flu biasa pada awalnya, namun memiliki karakteristik yang lebih berat.

    "Masyarakat harus waspada jika muncul demam tinggi mendadak, menggigil, nyeri otot terutama di bagian betis, hingga mata yang tampak memerah. Jangan menunggu hingga kulit menguning atau terjadi komplikasi pada ginjal dan hati," tambahnya.

    Melalui edukasi ini, Dinas Kesehatan Indragiri Hilir berharap masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan pasca-banjir. 

    "Kuncinya adalah waspada dan jangan abai. Sehat itu dimulai dari langkah pencegahan yang kita lakukan hari ini," ujarnya.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini